KOMPAS.com - Banyak cara menjadi cantik. Salah satu caranya adalah melalui fashion, sepatu khususnya. Tahukah Anda, di luar sana banyak wanita rela melakukan banyak hal untuk bisa tampil gaya. Di China, pada zaman dulu, misalnya, mereka memaksakan diri menggunakan sepatu yang sangat sempit sedari kecil agar kakinya tidak tumbuh besar.
Di masa kini? Sebenarnya tak jauh berbeda, para wanita memaksakan diri untuk bisa mengenakan sepatu berhak tinggi dengan ujung yang super runcing. Padahal, saat mengenakan sepatu semacam ini, si pengguna terancam mengalami penyakit tulang yang berbahaya. Tak hanya itu, banyak wanita yang rela mengubah bentuk tubuhnya, supaya bisa mengikuti tren yang dibuat.
Di New York, misalnya, ahli tulang Suzanne Levine mengatakan, ia bisa mengoperasi setidaknya 6 pasang kaki wanita per minggunya. Mereka biasanya minta pengikisan kaki agar tampak lebih ramping. Tak hanya itu, ada pula operasi mini untuk kaki, seperti penghilangan lemak di daerah betis dan pergelangan kaki, hingga penyuntikan gel silikon untuk membuat kaki terlihat lebih seksi. Hm, padahal, kaki adalah bagian dari anugerah Tuhan.
Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencintai kaki Anda, nasihat dari Paola Jacobbi, penulis I Want Those Shoes:
* Ketahuilah, semakin bertambahnya usia, kaki kita cenderung bertambah panjang dan lebar. Percuma untuk memaksakan kaki masuk ke ukuran yang dulu. Biasanya hal ini mulai terjadi setelah usia 40-an.
* Cobalah untuk membeli sepatu yang ukurannya sedikit lebih besar dari ukuran kaki Anda untuk memberikan ruangan bagi kaki Anda memuai.
* Untuk alasan yang di atas, akan lebih baik jika Anda membeli sepatu di malam hari, saat kaki berada pada ukuran terbesarnya, bukan di pagi hari.
* Saat membeli sepatu apa pun, baik itu high heels atau flat, jangan membeli sepatu yang tak nyaman sejak pertama kali dikenakan. Jangan percaya bahwa "lama-lama" juga enak. Tak semua sepatu punya kebiasaan seperti itu.
* Usahakan untuk tidak mengenakan sepatu yang sama dalam beberapa hari berturut-turut. Idealnya, gantilah setiap beberapa hari sekali untuk menghindari kemungkinan sepatu berubah bentuk dan agar kaki tidak terbiasa dengan satu bentuk yang sama.
* Jika memungkinkan, upayakan untuk memberikan waktu kaki untuk jalan tanpa alas.
* Setelah semalaman berdiri dan berjalan menggunakan sepatu berhak tinggi, pijat-pijat bagian tumit kaki dengan bola tenis.
* Lihat kaki ibu dan nenek Anda, kebanyakan deformasi kaki sifatnya turunan, dan bisa dicegah.
* Apa pun jenis sepatu yang Anda kenakan dan apapun bentuk kaki Anda, terimalah dan cintai. Rawat dengan cinta dan pedikur.
Apakah kita harus mengubah bentuk tubuh kita supaya bisa mirip wanita-wanita di halaman majalah fashion? Mengapa tidak mengoptimalkan dan merawat saja kecantikan tubuh anugerah Yang Maha ini sebaik mungkin?
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang